Uji model fisik 3D pemecah gelombang ambang rendah berbahan geotube untuk pengendalian erosi pantai studi kasus pantai cikidang, Kabupaten Ciamis

Dede M Sulaiman, Mahdi Ernawan

Abstract


Gelombang laut yang mencapai pantai bisa bersifat merusak karena gelombang mempunyai energi tinggi yang mampu mengikis material yang ada di pantai. Selama badai atau pasang tinggi berlangsung, paras air laut akan naik dan gelombang akan pecah lebih dekat ke pantai sambil melepaskan sejumlah energi yang menghasilkan arus menyusur pantai yang kuat. Arus yang timbul karena pecahnya gelombang tersebut akan mengikis dan mengangkut material pantai dan menyebabkan hilangnya pasir dan mundurnya garis pantai. Belajar dari perilaku alam tersebut, gelombang yang menuju pantai diredam terlebih dahulu sebelum mencapai pantai, sehingga energinya tereduksi dan daya erosinya pun berkurang. Makin langkanya material batu alam dengan dimensi dan berat yang diinginkan, telah mendorong inovasi baru bahan pengganti batu alam. Diantara bahan-bahan hasil inovasi tersebut, geotube, atau geotextile sand container, yang berbahan geotekstil, merupakan bahan yang populer sebagai bahan bangunan pengaman pantai. Produk tersebut banyak digunakan sebagai pengganti bahan konvensional yang mahal dan kaku. Kelebihan utama geotekstil dibandingkan dengan bahan konvensional adalah biaya bahan dan pekerjaan lebih murah dan menggunakan bahan isian setempat. Dalam upaya menerapkan bahan alternatif pengganti batu alam tersebut telah dilakukan uji model fisik di Laboratorium Kolam Gelombang Balai Pantai Pusat Litbang Sumber Daya Air, di Ciparay, Kabupaten Bandung. Uji model dilakukan dengan membuat pemecah gelombang terbuat dari geotube berbentuk bantal guling (silinder) dengan ukuran tinggi prototip 1,2 m, lebar 2,5 m, dan panjang 20 m yang diisi dengan pasir. Hasil uji model telah menunjukkan respon positif dan akan dilanjutkan dengan penerapan lapangan dengan membangun prototip pemecah gelombang ambang rendah di Pantai Pasir Putih, Anyer, Propinsi Banten.

Keywords


Uji model fisik; kolam gelombang; pemecah gelombang ambang rendah; geotube

References


Ahrens, J.P., 1987. Characteristics of Reef Breakwaters. Technical Report CERC-87-17. Coastal Engineering Research Center, U.S. Army Corps of Engineers Waterways Experiment Station, Vicksburg, MS, 62 pp.

Buccino, M. and M.Calabrese, 2007. Conceptual Approach for Prediction of Wave Transmission at Low-Crested

Breakwaters. Journal of Waterway, Port, Coastal, and Ocean Engineering. Vol. 133. Number 3: 213-224.

Direktorat Jendral Sumber Daya Air , 2007. Manual Pemodelan Fisik Pengaman Pantai, Jakarta.

Hanson, H., and N.C.Kraus, 1990. Shoreline response to a single-transmissive detached breakwater. Coastal Engineering (1990), B.L.Edge, ed., ASCE, New York, 2034-2046

Hughes, S.A., 1993. Physical Model and Laboratory Techniques in Coastal Engineering, World Scientific.

Jensen, O.J, 1994. Physical Model and Their Application, in Coastal, Estuarial and Harbour Engineers Reference Book. edited by M.B.Abbot and W.A.Price, E&FN Spon, London.

Pilarczyk, K.W., 2003. Design of Low Crested(Submerged) Structures- an Overview-, Proceedings of COPEDEC VI, Colombo, Sri Lanka

Puslitbang Sumber Daya Air, 2006. Penyelenggaraan Laboratorium Untuk Uji Bangunan Pantai 3 Dimensi, Laporan Akhir, Ciparay Bandung

Puslitbang Sumber Daya Air, 2006. Uji model fisik Pantai Sarang Rembang Jawa Tengah, Laporan Akhir, Bandung.

Puslitbang Sumber Daya Air, 2007. Uji Karakteristik Mesin Pembangkit Gelombang Dalam Rangka OP Kolam Gelombang, Laporan Akhir, Ciparay Bandung

Puslitbang Sumber Daya Air, 2008. Operasi Dan Pemeliharaan Model Fisik 3 Dimensi Kolam Gelombang, , Laporan Akhir, Bandung.

Sanchez-Arcilla, A., F.Rivero, X. Gironella, D. Verges, and M.Tome, 1998. Vertical circulation induced by a submerged breakwater. 26th Coastal Engineering, Copenhagen.

US Army Corps of Engineers, 1999. Coastal Engineering Manuals (CEM), 1999, Part I V CEM, Washington.




DOI: https://doi.org/10.32679/jth.v1i2.234

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL TEKNIK HIDRAULIK

Indexed by:
   
     
 
 
 
Sekretariat:
 
Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.