DESIGN FLOOD FORMULA DEVELOPMENT IN UNGAUGED CATCHMENTS, WEST JAVA INDONESIA: INDEX FLOOD AND L-MOMENT APPROACH

Fransisca Mulyantari, S. J. Sutanto, T. Asyantina

Abstract


Data hidrologi yang baik dan berkualitas sangat dibutuhkan dalam alisis banjir di Indonesia, akan tetapi
banyak terdapat daerah aliran sungai (DAS) yang mempunyai data pengamatan debit yang tidak cukup
atau bahkan tidak terdapat data sama sekali. Studi ini mempunyai tujuan utama yaitu membuat suatu
formula untuk menghitung besarnya debit banjir rencana pada DAS yang tidak mempunyai stasiun
pengamatan muka air di Jawa Barat dengan menggunakan pendekatan indeks banjir dan momenL.
Beberapa metode telah digunakan dalam studi ini diantaranya: metode momen untuk analisis frekuensi,
metode Lmomen
untuk analisis frekuensi wilayah dan uji keheterogenan dengan 50 iterasi, metode
Montecarlo untuk pembangkit data sebanyak 1000 data, metode Ward Linkage untuk analisis
pengelompokan. Hasil analisis menunjukkan bahwa debit banjir yang terjadi mengikuti distribusi GEV
(Generalized Extreme Value). Perumusan Growth factor dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan formula
100*(L/A)*S, sementara formula MAF (banjir tahunan ratarata)
dibagi menjadi tiga kelompok dibuat
berdasarkan luas DAS dan hujan harian maksimum. Verifikasi rumus yang telah dibentuk menunjukkan hasil
yang memuaskan dengan nilai BIASr 9%. Dengan perumusan yang dibentuk ini, maka besarnya banjir
rencana pada DAS tidak terukur di Jawa Barat dapat dilakukan hanya dengan menggunakan data hujan dan
karakteristik DAS.


Keywords


DAS tidak terukur; indeks banjir; L-momen; Ward Linkage; GEV dan perumusan banjir rencana

References


Burn D. 1990. Evaluation of regional flood frequency

analysis with a region of influence

approach.Water Resources Research

WRERAQ 26: 2257?2265.

Cannarozzo M., D.Asaro F., Ferro V. 1995. Regional

rainfall and flood frequency analysis for

Sicily using the two component extreme

value distribution.Hydrological Sciences

Journal 40: 19?42.

Cunderlik J.M., Burn D.H. 2002. Analysis of the linkage

between rain and flood regime and its

application to regional flood frequency

estimation.Journal of Hydrology 261,

p.115?131.

Chen Y.D., Huang G., Shao Q., Xu C. 2006. Regional

analysis of low flow using L?moment for

Dongjiang basin, South China.Hydrological

Sciences Journal, 51:6, 1051?1064.

Dalrymle T. 1960. Flood frequency analyses. Water

supply paper 1543?A. Us Geological

Survey, pp. 1151.

Ferrari E., Gabriele S., Villani P. 1993.Combined

regional frequency analysis of extreme

rainfalls and floods. IAHS PUBLICATION:

?333.

Gong X., Richman M. 1995.On the Application of

Cluster Analysis to Growing Season

Precipitation Data in North America East of

the Rockies.Journal of Climate 8: 897?931.

Hosking J., Wallis J., Wood E. 1985.An appraisal of the

regional flood frequency procedure in the

UK Flood Studies Report.Hydrological

Sciences Journal 30: 85?109.

Hosking J and Wallis J. 1988.The effect of intersite

dependence on regional flood frequency

analysis.Water Resources Research 24:

?600.

Hosking J.R.M andWallis J.R. 1997. Regional

Frequency Anlysis.An Approach Based on

Jurnal Teknik Hidraulik Vol. 2 No. 2, Desember 2011: 97 ? 192

LMoments.

Cambridge University Press,

Cambridge, United Kingdom.

Hosking J.R.M andWallis J.R. 2005.Regional

frequency analysis:an approach based on

lmoments

(PDO).Genie Civil, Batiment,

Travaux Publics.

Institute of Hydrology. 1983. Flood Design Manual for

Java and Sumatra, Wallingford, Oxon,

England.

Lettenmaier D., Potter K. 1985.Testing flood

frequency estimation methods using a

regional flood generation model.Water

Resources Research 21: 1903?1914.

Lettenmaier D., Wallis J., Wood E. 1987.Effect of

regional heterogeneity on flood frequency

estimation.Water Resources Research 23:

?323.

Leclerc M., Ouarda T.B.M.J. 2007. Non?stationary

regional flood frequency analysis at

ungauged sites. Journal of Hydrology 343,

p.254?265.

Lim Y.H and Lye L.M. 2003. Regional flood estimation

for ungauged basins in Sarawak Malaysia,

Hydrological Sciences 48(1).

Malekinezhad H., Nachtnebel H.P., Klik A. 2010.

Comparing the index flood and multiple

regression method using L?moments.

Physics and chemistry of the earth, p.1?7,

doi:10.1016/j.pce.2010.07.013.

Puslitbang Air. 2006.

Aplikasiteknologidanmetodologihidrologiu

ntukmengetahuikarakteristikhidrologipada

suatu DAS. IP.07.02/04/La?HITA/2006.

Puslitbang Air. 2007. Penelitian parameter banjir

regional untukestimasibanjirrencanapada

DAS tidakterukur. IP.07.02/07/La?

HITA/2007.

Puslitbang Air. 2008. Penelitianpengendalidayarusak

air. Volume II, IP.0101/05/La?HITA/2008.

Puslitbang Air. 2009. Penelitian parameter

banjirregional

untukestimasibanjirrencanapada DAS

tidakterukur. IP.0703/04/La?HITA/2009.

Stedinger J.R., Richard M.VogeldanEfiFoufoula?

Georgiou. 1993. Frequency analysis of

extreme events. Handbook of Hydrology,

edited by D.R. Maidment, Chapter

McGraw?Hill, New York.

Saf B. 2009. Regional flood frequency analysis using Lmoment

for the West Mediterranean

Region of Turkey. Water Resour Manage

, p. 531?551. doi: 10.1007/s11269?008?

?z.

Wallis J.R., Wood E.F. 1985. Relative accuracy of log

Pearson III procedures. J. HydraulDiv Am

SocCivEng 111(7): 1043?1056.

Wang Y. 2000. Development of methods for regional

flood estimates in the Province of British

Colombia Canada. The University of British

Colombia, Canada.

Wharton G and Tomlinson J.J. 1999. Flood discharge

estimation from river channel dimensions:

results of applications in Java, Burundi,

Ghana and Tanzania. Hydrological Sciences

(1).




DOI: https://doi.org/10.32679/jth.v2i2.251

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL TEKNIK HIDRAULIK

Indexed by:
   
     
 
 
 
Sekretariat:
 
Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.