Analisis Ekonomi Dan Hidrologi Pengelolaan Sumber Daya Air Waduk Juanda Oleh Perum Jasa Tirta Ii: Pendekatan Optimasi Dinamik

Slametto Slametto, Yusman Syaukat, W.H Limbong, Moch Amron

Abstract


Pengelolaan sumber daya air di Daerah Irigasi Jatiluhur terkendala oleh sulitnya pengalokasian air untuk para pengguna yang terdiri dari sektor listrik, irigasi, PDAM, dan industri. Hal ini disebabkan oleh makin langkanya sumber daya air yang dapat digunakan, sehingga perhitungan alokasi dan tarif menjadi sangat penting dalam ekonomi sumber daya air. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi alokasi sumber daya air, evaluasi total manfaat sosial bersih, dan evaluasi tarif air baku untuk para pengguna di Daerah Irigasi Jatiluhur. Untuk kepentingan penelitian digunakan data primer dari pada pengguna dan pengelola serta data sekunder berupa data hidrologi, biaya, dan penerimaan Perum Jasa Tirta II (PJT II). Analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif menggunakan model marginal cost pricing dengan teori optimasi dinamik sebagai landasan untuk mengintegrasikan nilai air secara ekonomi dan hidrologi. Berdasarkan hasil analisis dapat ditetapkan besarnya nilai air yang terdiri dari biaya marjinal dan biaya marjinal pengguna (marginal user cost) yang optimal. Dengan demikian sektor pengguna menanggung biaya marjinal yang akan digunakan untuk menjaga kelestarian sarana berupa waduk dan bangunan air lainnya dari kerusakan karena lingkungan.


Keywords


Evaluasi; alokasi; optimum; nilai air; manfaat sosial bersih; pengguna; marginal cost pricing

References


Barder, E. 2004. Mathematical Programming Models for Optimazing Irrigation Water Management in Agypt. Chrestian Albrechts Universitat, Kien.

Bloomquist, W. 1992. Deviding the Waters: Governing Groundwater in Southern California.ICS Press. San Fransisco.

Brown S.J, Sibley.D.S. 1986. The Theory of Public Utility Pricing. Cambridge University Press. London.

Chiang AC. 1992. Elements of Dynamic Optimization. McGraw-Hill, Singapore

PJT II. 2008. Laporan Tahunan Perum Jasa Tirta II Tahun 2007. Perum Jasa Tirta II, Purwakarta.

PJT II. 2009. Laporan Tahunan Perum Jasa Tirta II Tahun 2008. Perum Jasa Tirta II, Purwakarta.

PJT II. 2010. Laporan Tahunan Perum Jasa Tirta II Tahun 2009. Perum Jasa Tirta II, Purwakarta

Ringler C, Huy NV, Truong TV, Cong NC, Dung DD, Binh NT, Cai X and Rosegrant M. 2002. Irigation Investment, Fiscal Policy, and Water Resources Allocation in Indonesia and Vietnam. IFPRI Project No. 2635-000, RETA 866. Asian Development Bank, Washington D.C.

Rosegrant MW, Cai X, Cline S. 2002. Water and Food to 2025 : Policy Respons to Threat of Scarcity. International Food Policy Research Institute, Washington D.C.

Rosegrant MW, Praisner MS, Meijer S, Witcover J. 2001. Global Food Productions to 2020: Emerging Trends and Alternative Futures. International Food Policy Institute. Washington D.C

Dinar A, Rosegrant M, Meinzen Dick R. 1997. Water Allocation Mechanisms: Principles and Examples. Policy Research Working Paper 1779. World Bank. Washington D.C.

Dwiastuti, R. 2005. Pengelolaan Sumber daya di Wilayah Tangkapan Air Dalam Rangka Menunjang Kelestarian Bendungan Sutami dan Sengguruh. IPB Bogor.

Fauzi A. 2004. Ekonomi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Teori dan Aplikasi. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta

Hanley N, Shogren JF, White B. 1997. Environmental Economics in Theory and Practice. Oxford University Press. UK.

Howe CW, Schurmeier DR, Shaw WD Jr. 1986. Innovative Approaches to Water Allocation: The Potential for Water Markets. Water Resources Research 22(4): 439-445.

Katiandagho T.M 2007. Model Pengelolaan Sumber Daya Air dalam Kompetisi Antar Sektor di Wilayah Hilir Daerah Irigasi Jatiluhur Pendekatan Otimistik Dinamik. Doktor Disertasi. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

McKinney Mc.et al. 1999. Modeling Water Resources Management At The Basin Level. Reviev and Future Direction s. System-Wide Institute Water Management Paper 6:24-39. International Water Management Institute. Colombo.

Nippon Koei. 2006. Integrated Citarum Water Resources Management Project (ICWRMP). Ministry of Public Works. Government of Republic Indonesia. Jakarta.

PJT II. 2002. Laporan Tahunan Perum Jasa Tirta II Tahun 2001. Perum Jasa Tirta II, Purwakarta.

PJT II. 2003. Laporan Tahunan Perum Jasa Tirta II Tahun 2002. Perum Jasa Tirta II, Purwakarta.

PJT II. 2004. Laporan Tahunan Perum Jasa Tirta II Tahun 2003. Perum Jasa Tirta II, Purwakarta.

PJT II. 2005. Laporan Tahunan Perum Jasa Tirta II Tahun 2004. Perum Jasa Tirta II, Purwakarta.

PJT II. 2006. Laporan Tahunan Perum Jasa Tirta II Tahun 2005. Perum Jasa Tirta II, Purwakarta.

PJT II. 2007. Laporan Tahunan Perum Jasa Tirta II Tahun 2006. Perum Jasa Tirta II, Purwakarta.

PJT II. 2007. Regresi Linier.Perum Jasa Tirta II. Jatiluhur-Purwakarta.

Rosegrant MW, Ringler C, McKinney DC, Cai X, Keller A, Donoso G. 2000. Integrated Economic-Hydrolic Water Modeling at the Basin Scale : The Maipo River Basin. Agricultural Economics Journal, 24(1) : 33-46.

Rosenthal RE. 2008. GAMS-A Users Guide. GAMS Development Corporation. Washington DC. USA.

Sanim B. 2003. Ekonomi Sumber daya Air dan Manajemen Pengembangan Sektor Air Bersih Bagi Kesejahteraan Publik. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Bidang Ilmu Ekonomi Sumber daaya dan Lingkungan. Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor, Bogor.

Syaukat Y. 2000. Economics of Integrated Surface and Groundwater Use Management in The Jakarta Region, Indonesia. Ph. D. Thesis. Faculty of Graduate Studies, University of Guelph, Guelph.

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2004 Tentang Sumber Daya Air. Departemen Pekerjaan Umum, Jakarta.




DOI: https://doi.org/10.32679/jth.v3i1.262

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL TEKNIK HIDRAULIK

Indexed by:
   Sinta Science and Technology IndexCrossref logo 
 
       
 
 
 
Sekretariat:
 
Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat