Analisis Bangunan Pengendali Sedimen Dengan Menggunakan Model Soil And Water Assessment Tool Pada Sub-Daerah Aliran Sungai Citanduy Hulu, Jawa Barat

Said Karim, Nora H. Pandjaitan, Asep Sapei

Abstract


Daerah Aliran Sungai (DAS) Citanduy adalah salah satu dari enam DAS kritis dan prioritas penanganan yang terdapat di Provinsi Jawa Barat. Sub-DAS Citanduy Hulu dengan luas 270.918, 26 ha terdapat permasalahan sedimen dan penurunan kualitas air yang semakin hari semakin meningkat, sehingga memicu permasalahan lain seperti banjir, kekeringan dan kekurangan air baku serta permasalahan kesehatan penduduk sekitar yang memanfaatkan aliran air Sungai Citanduy. Studi ini menerapkan Model Soil and Water Assessment Tool (SWAT) dengan menggunakan data historis aliran dan meteoroli untuk mengevaluasi kondisi sedimentasi Sub-DAS Citanduy Hulu sekaligus menyusun strategi pengendalian sedimen dengan menggunakan bangunan pengendali sedimen. Kalibrasi model dilakukan secara manual dengan metode coba-coba. Hasil kalibrasi menunjukkan 13 parameter yang sensitif terhadap debit aliran dan sedimen. Berdasarkan hasil perhitungan model SWAT diperkirakan volume sedimen di outlet Sub-DAS Citanduy Hulu sebesar 81.351.783,23 ton/tahun. Sedimen di outlet Sub-DAS Citanduy Hulu ini dapat direduksi hingga mencapai 29.557.556 ton/tahun atau menurun lebih dari 64% dengan menggunakan check dam sebagai bangunan pengendali sedimen.

Keywords


Kualitas air; sedimentasi; kontrol sedimen; model SWAT; Sub-DAS Citanduy Hulu

References


Abbaspour K.C. 2011. SWAT-CUP4: SWAT Calibration and Uncertainty Programs A User Manual. Eawag : Swiss Federal Institute of Aquatic Science and Technology. Swiss

Arnold J.G, Williams J.R, Nicks A.D, Sammons N.B. 1990. SWRRB: A Basin Scale Simulation Model for Soil and Water Resource Management. Texas A&M Univ. Press, College Station. Texas.

Arsyad, S. 2009. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press. Bogor.

Asdak, C. 2007, Hidrologi dan Pengendalian Daerah Aliran Sungai, Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Benedict, M.M., Klik A. 2006. Estimating Spatial Sediment Delivery Ratio on A Large Rural Catchment. Journal of Spatial Hydrology, Vol.6 No. 1. Halaman 64-80.

Mishra A., Froebrich J., Gassman P. W. 2006. Evaluation Of The SWAT Model For Assessing Sediment Control Structures In A Small Watershed In India. Journal of Spatial Hydrology, Vol.50 No. 2. Halaman 469-477.

Nash J.E., Sutcliffe J.V. 1970. River Flow Forecasting Through Conceptual Models Part I-a Discussion of Principles. Journal of Hydrology. 10(3): 282-290.

Neitsch, S.L., Arnold J.G., Kiniry J.R., Williams J.R. and King K.W. 2002a. Soil and Water Assessment Tool Theoritical Documentation, versi 2000. Tersedia di http://www.brc.tamus.edu/swatdownloads/doc/swat2000theory. pdf.

Neitsch, S. L. J.G. Arnold, J.R. Kiniry, J.R., Williams. 2005. Soil And Water Assessment Tool. Theoretical Documentation. Grassland Soil and Water Laboratory. Agricultural Research Service. Backland Research Center Texas Agricultural Experiment Station. USA. 476 pages.

Patel P. D., Dholakia M.B. 2010. Feasible Structural and Non-Structural Measures to Minimize Effect of Flood in lower Tapi Basin. Journal of Spatial Hydrology, Vol.5 No.3 Halaman 104-121.

Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat, Departeman Pertanian 1992. Laporan Identifikasi dan Karakteristik Lahan Kritis Daerah Priyangan Selatan Provinsi Jawa Barat. Bogor.

Stehr, A., Debels P., Romero F., Alcagaya H. 2009. Hydrological Modelling with SWAT under Conditions of Limited Data Availability : Evaluation of Result from a Chilean Case Study. Soil and Water Assessment Tool (SWAT) : Global Application. Special Publication 4th Ed. World Association of Soil and Water Conservation. Bangkok

Suripin, 2001. Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air, Penerbit ANDI, Yogyakarta.

Van Liew M.W.,Garbecht J.D., Arnold J.G. 2003. Simulation of the impacts of flood retarding structures on streamflow for a watershed in southwestern Oklahoma under dry, average, and wet climatic conditions. Journal of Soil and Water Concervation, Vol.58 No.6. Halaman 340-348.

Wahdani, K. D. 2011. Perkiraan Debit Sungai dan Sedimentasi Dengan Model MWSWAT Di Sub-DAS Citarum Hulu, Provinsi Jawa Barat. Tesis. Sekolah Pascasarjana. IPB. Bogor.

Williams, J. R., H. D. Berndt. 1977. Sediment yield prediction based on watershed hydrology. Trans. ASAE 20(6): 1100-1104.

Yunus, L. 2005. Evaluasi Kerusakan DAS Citanduy Hulu dan Akibatnya di Hilir (Studi Valuasi Ekonomi Kerusakan DAS di Sub DAS Citanduy Hulu dan Sub DAS Segara Anakan Jawa Barat). Tesis. Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor.




DOI: https://doi.org/10.32679/jth.v5i2.305

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL TEKNIK HIDRAULIK

Indexed by:
   Sinta Science and Technology IndexCrossref logo 
 
       
 
 
 
Sekretariat:
 
Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat