ALTERNATIF PERENCANAAN INTI TUBUH BENDUNGAN SEMANTOK MENGGUNAKAN GEOMEMBRAN

Yudhi Lastiasih, Anang Setyo Aji Widodo, Noor Endah

Abstract


ABSTRACT

The Semantok Dam,  located in Rejoso District, Nganjuk Regency, has a total length of 3,005 m and a height of 26 m with a zonal type of fill. The dam body uses 5 types of natural materials as its constituent parts, namely lempung as the core, sand as a fine filter,  gravel as a coarse filter, random soil as the dominant material,  riprap and rocktoe materials as surface layers. The core material of the dam is lempung which meets the requirements to overcome seepage problems in the dam body. However, the volume of lempung material required is very large with high compaction. Therefore, it is necessary to plan alternative uses of replacement materials in the form of impermeable geosynthetics to reduce the thickness of the dam core. In planning, stability and seepage requirements must still be met. To carry out an analysis of the combined use of geomembran HDPE 2 mm in various variations in the thickness of the core zone, the Geo-Studio auxiliary program was used, where the Seep/W program was used to determine seepage and phreatic lines in the dam body, while the Lereng/W program was used to check the stability of the dam body. From several dam core thicknesses analyzed, the use of 2 mm HDPE geomembran material combined with 2/3 of the thickness of the existing core zone provides results that meet the requirements for seepage and dam stability. To overcome seepage under the dam body, secant piles are installed under the dam. The effect of earthquake loads was also analyzed where the dam remained safe for OBE earthquake loads of 100 years and 145 years; at an MDE of 10,000, the dam will experience minimum damage which still meets the requirements of 50% of the safety height with a deformation or diversion value of 15.36 cm.

Keywords:      Semantok Dam, weir core, geomembran, stability, seepage

 

ABSTRAK

Bendungan Semantok yang terletak di Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk memiliki panjang total mercu bendungan  3.005 m dan tinggi tubuh bendung 26 m dengan jenis urukan tipe zonal. Tubuh bendungan menggunakan 5 jenis material alam sebagai penyusunnya yaitu lempung sebagai inti, pasir sebagai filter halus, kerikil sebagai filter kasar, random tanah sebagai material dominan,  serta material riprap dan rocktoe sebagai lapisan permukaan. Material inti bendungan adalah tanah lempung yang memenuhi syarat untuk mengatasi masalah rembesan di tubuh bendungan. Hanya saja, volume material lempung yang dibutuhkan sangat banyak dengan pemadatan yang tinggi.  Oleh sebab itu, perlu direncanakan alternatif pemakaian material pengganti berupa geosintetik yang kedap untuk mengurangi ketebalan inti bendungan. Dalam perencanaannya, persyaratan stabilitas dan rembesan harus tetap dipenuhi. Untuk melakukan analisis terhadap kombinasi penggunaan geomembran HDPE 2 mm pada berbagai variasi ketebalan zona inti, digunakan program bantu Geo-Studio dimana program Seep/W untuk mengetahui rembesan dan garis freatik dalam tubuh bendungan, sedang program Lereng/W untuk cek stabilitas tubuh bendungannya. Dari beberapa ketebalan inti bendungan yang dianalisis, penggunaan material geomembran HDPE 2 mm yang dikombinasi dengan 2/3 ketebalan zona inti eksisting memberikan hasil yang memenuhi syarat rembesan dan stabilitas bendungan. Untuk mengatasi rembesan di bawah tubuh bendungan, secant pile dipasang di bawah bendungan. Pengaruh beban gempa juga dianalisis dimana bendungan tetap aman untuk beban gempa OBE 100 tahun dan 145 tahun; pada MDE 10.000, bendungan akan mengalami kerusakan minimum yang masih memenuhi syarat 50% tinggi jagaan dengan nilai deformasi atau alihan sebesar 15,36 cm.

Kata Kunci:           Bendungan Semantok, inti bendung, geomembran, stabilitas, rembesan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.32679/jth.v14i2.742

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2023 Bintek SDA

Indexed by:
   
     
 
 
 
Sekretariat:
 
Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.