PENILAIAN KONDISI AIR TANAH DAN UPAYA KONSERVASI DI WILAYAH CEKUNGAN AIR TANAH BOGOR

Heni Rengganis, Dadi Harnandi

Abstract


Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk yang disertai dengan percepatan kemajuan pembangunan di
wilayah Cekungan Air Tanah (CAT) Bogor, terdeteksi pemakaian air di wilayah ini masih bergantung pada
air tanah. Pemakaian air tanah untuk industri dan usaha komersial lainnya di CAT Bogor selama periode 5
tahun terakhir dari sumur bor yang terdaftar, masih menunjukkan kecenderungan yang terus meningkat, dan
terdeteksi telah menyebabkan perubahan terhadap kondisi air tanah. Perubahan terjadi terutama pada sistem
akuifer terkekang, yaitu berupa penurunan muka air tanah antara 0,065,07
m/tahun, demikian juga kualitas
air tanah terkekang telah mengalami penurunan yang ditandai dengan kenaikan nilai Daya Hantar Listrik.
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut di atas, untuk menghindari, mengurangi, dan memulihkan penurunan
kondisi air tanah tersebut, maka diperlukan upaya konservasi air tanah, salah satunya adalah dengan cara
melakukan pengaturan pemakaian air tanah sesuai dengan daya dukung dan potensi ketersediaan air tanah.
Hasil akhir dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan pandangan mengenai permasalahan yang ada
serta upaya pemecahannya yang perlu dilakukan baik oleh pemerintah dan semua pihak yang
menggunakan air tanah.


Keywords


Air tanah; konservasi; akuifer; sumur bor; sumur dangkal; kualitas air

References


Bappeda Provinsi Jawa Barat dan Badan Pusat

Statistik, 2008, Jawa Barat dalam Angka

Tahun 2008, Bappeda Provinsi Jawa Barat

dan Badan Pusat Statistik , Bandung.

Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan

Pertambangan, 2004, Pemantauan

Kuantitas dan Kualitas Air Tanah Daerah

Bogor dan Sekitarnya, Direktorat Tata

Lingkungan Geologi dan Kawasan

Pertambangan, Bandung.

Direktorat Tata Lingkungan Geologi dan Kawasan

Pertambangan, 2003, Peta Cekungan Air

Tanah P.Jawa Dan P. Madura Skala

:250.000 Sebagai Basis Pengelolaan

Sumber Daya Air Tanah, Departemen

Energi Sumber Daya Mineral

Harnandi, D., 2006, Penetapan Batas Cekungan Air

Tanah dan Kawasan Mata Air di Provinsi

Jawa Barat, Direktorat Pembinaan

Pengusahaan Panas Bumi dan Pengelolaan

Air Tanah, Jakarta.

Rushton, 2003, Goundwater Hydrology Conceptual

and computational models, John Wiley and

Sons, Chichester

Todd D.K., 1980, Groundwater Hydrology, 2nd

edition, John Wiley & Sons, New York,

Chichester, Brisbane, Toronto.

Utju T. Akus, 1994, Peta Hidrogeologi Indonesia

Lembar Bogor, Skala 1 : 100.000,

Direktorat Geologi Tata Lingkungan,

Bandung.




DOI: https://doi.org/10.32679/jth.v2i2.253

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JURNAL TEKNIK HIDRAULIK

Indexed by:
   Sinta Science and Technology IndexCrossref logo 
 
       
 
 
 
Sekretariat:
 
Direktorat Bina Teknik Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat